Semua Pengusaha Berawal dari Karyawan
Hai para calon pengusaha. Jangan berkecil hati jika sekarang Anda adalah seorang karyawan. Karyawan itu juga pengusaha, kok bisa ? Begini ceritanya.
Pada dasarnya, menjadi karyawan adalah awal karir usaha kita. Kesalahan fatal yang sering terjadi adalah menganggap diri sendiri bekerja untuk orang lain. Sebenarnya kita bekerja untuk diri kita sendiri. Maksudnya ?
Begini.. Kita harus menganggap bahwa atasan kita bukanlah seorang bos, tapi seorang client. Client yang membutuhkan tenaga atau jasa kita untuk mencapai tujuannya. Atasan adalah client yang terus menerus melakukan order kepada kita, dan terus menerus memberikan bayaran kepada kita. Hmmm...
Tanpa kita sadari, disini kita sudah memulai tahap Self Employed (Pembahasan tahapan berbisnis akan segera ditulis). Kita bekerja seorang diri untuk melayani atasan. Walaupun secara kasat mata kita bekerja di kantor bersama tim / orang lain, pada dasarnya kita masih self employed dan melayani 1 client secara eksklusif, yaitu atasan kita. Eits... jadi karyawan kok self employed ?
Masih bingung, Karyawan yang sudah mulai tahap self employed adalah karyawan yang sadar bahwa dirinya bukan sekedar karyawan (piye iki..). Dialah karyawan yang memang benar-benar bekerja dengan sepenuh hati, melayani client (semi-abadi) nya yaitu atasan di kantor. Dia paham betul apa yang dikerjakan dia adalah untuk dirinya sendiri, untuk kenaikan kualitas dan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Atasan (baca:client).
Jika Anda sudah bisa merasakan hal tersebut, berarti Anda sudah dekat dengan masa-masa menjadi pengusaha (your time will come). Namun apabila Anda masih saja memandang menjadi karyawan adalah melakukan hal rutin yang membosankan, yang selalu berharap jam istirahat segera datang, dan selalu menyukai saat pulang, serta mengeluhkan tanggal tua. Tenang bro, waktu mu bekerja di kantor tersebut masih sangat lamaaaaaaaa.... Dan Anda tidak akan siap untuk benar-benar menjadi pengusaha secara mental.
Setelah Anda tahu secara fundamental bagaimana seharusnya sebuah hubungan usaha, akan sangat mudah bagi Anda memperkuat pandangan ini ketika benar-benar menjadi pengusaha, baik itu self employed atau menjalankan business. Anta akan menganggap client sebagai bos, sebagai orang yang harus dihormati, dan bisa benar-benar merasakan apa kebutuhan mereka. Selain itu, anda dapat memperlakukan bawahan / karyawan dengan baik dan bijaksana, karena Anda juga pernah merasakan bagaimana rasanya menjadi karyawan.
Untuk itu setiap pengusaha harus pernah menjadi karyawan, agar aura dan ekosistem di kantornya dapat berimbang dan tidak seperti kantor dengan sistem monarki.
Quote Of The Day :
Pada dasarnya, menjadi karyawan adalah awal karir usaha kita. Kesalahan fatal yang sering terjadi adalah menganggap diri sendiri bekerja untuk orang lain. Sebenarnya kita bekerja untuk diri kita sendiri. Maksudnya ?
Begini.. Kita harus menganggap bahwa atasan kita bukanlah seorang bos, tapi seorang client. Client yang membutuhkan tenaga atau jasa kita untuk mencapai tujuannya. Atasan adalah client yang terus menerus melakukan order kepada kita, dan terus menerus memberikan bayaran kepada kita. Hmmm...
Tanpa kita sadari, disini kita sudah memulai tahap Self Employed (Pembahasan tahapan berbisnis akan segera ditulis). Kita bekerja seorang diri untuk melayani atasan. Walaupun secara kasat mata kita bekerja di kantor bersama tim / orang lain, pada dasarnya kita masih self employed dan melayani 1 client secara eksklusif, yaitu atasan kita. Eits... jadi karyawan kok self employed ?
Masih bingung, Karyawan yang sudah mulai tahap self employed adalah karyawan yang sadar bahwa dirinya bukan sekedar karyawan (piye iki..). Dialah karyawan yang memang benar-benar bekerja dengan sepenuh hati, melayani client (semi-abadi) nya yaitu atasan di kantor. Dia paham betul apa yang dikerjakan dia adalah untuk dirinya sendiri, untuk kenaikan kualitas dan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Atasan (baca:client).
Jika Anda sudah bisa merasakan hal tersebut, berarti Anda sudah dekat dengan masa-masa menjadi pengusaha (your time will come). Namun apabila Anda masih saja memandang menjadi karyawan adalah melakukan hal rutin yang membosankan, yang selalu berharap jam istirahat segera datang, dan selalu menyukai saat pulang, serta mengeluhkan tanggal tua. Tenang bro, waktu mu bekerja di kantor tersebut masih sangat lamaaaaaaaa.... Dan Anda tidak akan siap untuk benar-benar menjadi pengusaha secara mental.
Setelah Anda tahu secara fundamental bagaimana seharusnya sebuah hubungan usaha, akan sangat mudah bagi Anda memperkuat pandangan ini ketika benar-benar menjadi pengusaha, baik itu self employed atau menjalankan business. Anta akan menganggap client sebagai bos, sebagai orang yang harus dihormati, dan bisa benar-benar merasakan apa kebutuhan mereka. Selain itu, anda dapat memperlakukan bawahan / karyawan dengan baik dan bijaksana, karena Anda juga pernah merasakan bagaimana rasanya menjadi karyawan.
Untuk itu setiap pengusaha harus pernah menjadi karyawan, agar aura dan ekosistem di kantornya dapat berimbang dan tidak seperti kantor dengan sistem monarki.
Quote Of The Day :
Setiap master dan jagoan, pasti pernah melewati masa menjadi cupu. Tetaplah rendah diri dan ingat dulu kita juga tidak bisa apa-apa
Comments
Post a Comment