Sampai Kapan Jadi Karyawan ?

Hai, buat kalian para calon enterpreneur yang penuh semangat. Dan buat kalian yang masih ragu dan belum tau kapan harus resign. Disini ada sedikit catatan kecil dari Balada Pengusaha yang mungkin akan menjerumuskanmu ke dalam lubang perjuangan yang jika kita menang, kita akan mencapai kemenangan yang sebenarnya.

Kadang saat sendirian, mungkin saat sedang mau tidur, saat mau makan sendirian, atau mau berangkat kerja pagi-pagi yang terburu-buru karena khawatir akan terlambat, terlintas di benak kita, sampai kapan kita akan menjadi karyawan ?

Pernah tidak kita berfikir apabila ditanya oleh anak kita kelak, "Bapak, dulu pengalamannya apa yang paling mengesankan waktu muda ?", kita dengan sangat lirih menjawab, "Khawatir terlambat berangkat ke kantor". Itu bukanlah jawaban yang diharapkan oleh seorang calon pejuang hidup muda yang masih berusia 6 tahun.

Menjadi karyawan tidak ada salahnya, malah kita harus menjalaninya. Semua orang harus sudah pernah menjadi karyawan, kalaupun itu hanya beberapa tahun. Dan harus berpindah-pindah tempat kerja. Karena apa ? Untuk mendapatkan ilmu yang lebih luas, membangun koneksi yang lebih banyak, dan variasi pandangan hidup agar semakin dewasa.

Untuk berpindah kantor ini juga ada aturannya, Aturan yang pertama adalah :


JANGAN PINDAH KANTOR SEBELUM 1 TAHUN
Disini adalah aturan yang sangat penting. Bagaimanapun peliknya keadaan kantor, jangan berpindah sebelum masa kerja kita 1 tahun *Kecuali kalau kantornya tutup / bangkrut. Karena apa ? bukan karena mencari THR, :-D Tetapi agar kita benar-benar memahami apa yang sebenarnya dijalankan oleh kantor tersebut. Bagaimana bisnis mereka berjalan, dan bagaimana perputaran uang nya bekerja.

Aturan yang kedua adalah :

JANGAN BERGANTI PEKERJAAN
Berpindah kantor itu hal yang harus dilakukan untuk seorang petualang muda. Tetapi berganti pekerjaan adalah hal yang harus dihindari. Maksudnya ?
Iya. Apabila kita di perusahaan pertama kita menjadi teknisi, di kantor kedua kalau bisa juga sebagai teknisi. Apabila di kantor pertama kita menjadi marketing, di kantor kedua juga harus menjadi marketing. Karena dengan demikian ilmu yang kita dapatkan akan menjadi lebih matang dan tidak memulai dari 0 lagi.

Aturan yang ketiga :

RESIGNLAH TEPAT WAKTU
Jangan terlalu gegabah dan PeDe untuk Resign hanya karena gaji kurang dikit, atau hanya karena jabatan kurang tinggi dikit, atau hanya karena dimarahi pimpinan yang mana itu memang kesalahan kita. Setiap detik adalah proses, yang mana itu perlu kita nikmati.
Pertanda Resign akan muncul dengan sendirinya apabila kita sudah merasa :
1. Pekerjaan terasa jenuh
2. Kita merasa bisa mendapatkan penghasilan yang jauh lebih tinggi daripada waktu terbuang di kantor.
3. Sering datang terlambat
4. Benci hari senin, dan suka hari libur.
5. Selalu berharap waktu Istirahat tiba dan waktu pulang tiba.

Jika sudah merasakan tanda-tanda diatas, jangan ragu untuk mengajukan surat Resign dan bersiaplah memulai perjalanan baru. Tentu saja proses resign juga harus bagus, seperti saat kita masuk kerja dengan bagus, undur diri juga harus profesional.

Sampai kapan kira-kira kita akan jadi karyawan ? kapan kita menyiapkan pensiun kita ?. Waktu paling ideal adalah kita berhenti bekerja di kantor pada usia 25-30. Dan sudah memulai usaha pada usia tersebut. Walaupun usaha tersebut katakanlah masih "disambi" dengen bekerja di Kantor, tetapi kita harus memulainya. Semakin cepat semakin baik.

Quote of The day :

"Kita harus sudah mulai memikirkan pensiun di usia 25 tahun."
Salam Balada Pengusaha
 

Comments

Popular posts from this blog

Pola Berfikir Pengusaha

Menghadapi Kegamangan Harian